7 Cara Mengoptimalkan WordPress pada Mesin Pencari

Banyak webmaster memilih WordPress untuk membuat website daripada menggunakan sistem manajemen konten (CMS) lainnya. Platform open-source sekarang ini memberdayakan jutaan situs web bisnis, blog, e-commerce, forum, dan properti web lainnya.

Salah satu yang paling keren tentang WordPress adalah kemudahan penggunaannya. Apakah Anda seorang webmaster berpengalaman atau blogger pertama kali, Anda dapat mengatur situs WordPress baru dalam waktu kurang dari lima menit, tanpa pengetahuan pengkodean teknis.

Tetapi jika Anda ingin situs Anda berada pada peringkat pertama di mesin pencari, Anda harus membuat beberapa perubahan SEO pada website Anda.

Cara Mengoptimalkan WordPress Dengan Mudah

A. Mengatur Permalink SEO Friendly

Salah satu cara untuk mengoptimalkan situs WordPress Anda adalah membuat permalink yang SEO Friendly. Secara default Wordpres memberikan permalink seperti ini xcode.web.id/?p=123 . Kondisi permalink ini dapat mempengaruhi peringkat pencarian pada mesin Google.

Salah satu solusinya adalah membuat permalink SEO Friendly yang menggambarkan post atau halaman. Salah satu contoh ketika akan mempublikasikan tulisan berjudul “Cara Mengoptimalkan WordPress pada Mesin Pencari” Anda haru mengatur permalink seperti ini “xcode.web.id/cara-mengoptimalkan-wordpress-pada-mesin-pencarian” hal ini bertujuan agar pengunjung dan mesim pencarian dapat menemukan topik yang Anda cari. Untuk mengatur permalink anda dapat melihat gambar di bawah ini.

Pengaturan Permalink
Pengaturan Permalink

B. Ubah ukuran gambar sebelum mengunggah (Upload)

Usahakan Anda mengubah ukuran gambar menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti Adobe Photoshop sebelum mengunggahnya ke situs Anda. Sebernarnya WordPress memiliki fitur pengeditan gambar yang memungkinkan Anda memotong dan mengubah ukuran gambar pada editor visual. Namun, jika Anda mengunggah gambar yang terlalu besar dan memotongnya ke ukuran yang lebih kecil menggunakan fitur ini, pengunjung masih akan memuat gambar asli terlebih dahulu, yang berarti editor gambar bawaan tidak akan menghemat bandwidth atau mengurangi waktu pemuatan.

Dengan mengubah ukuran gambar sebelum mengunggah ke website Anda dapat meningkatkan pemuatan atau loading website Anda lebih cepat. Kecepatan loading suatu website merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan peringkat pada mesin pencarian.

C. Menghindari Duplikat Konten

Secara default, WordPress membuat URL untuk konten setiap posting atau halaman baru. Selain URL asli (misalnya, xcode.web.id/new-post), konten secara otomatis dipublikasikan di arsip penulis, tag, dan kategori. Anda tidak harus menonaktifkan fitur ini, tetapi Anda harus memberi tahu mesin pencari URL mana yang akan diindeks.

Ada dua cara utama untuk menangani konten duplikat di WordPress:

  1. Noindex URL yang tidak ingin di indeks mesin pencari, baik dengan memodifikasi file robots.txt situs Anda atau menginstal plugin pihak ketiga seperti Yoast SEO atau plugin All-in-One SEO.
  2. Siapkan URL kanonik dengan elemen HTML “rel = canonical”. Elemen ini memberi tahu mesin pencari versi halaman mana yang Anda sukai. Baik plugin Yoast SEO dan All-in-One SEO mendukung URL kanonik.

D. Moderasi Komentar Pengunjung

Seperti platform blogging populer lainnya, WordPress mendukung komentar pengunjung secara langsung. Komentar asli sangat bagus untuk SEO unik ke situs Anda. Masalahnya adalah ada beberapa komentar  spam, yang akhirnya dapat merusak peringkat pencarian situs Anda.

Untuk mencegah komentar spam dari merusak peringkat situs Anda, Anda harus mengatur WordPress untuk memoderasi semua komentar pengunjung baru. Ini dilakukan dengan masuk ke situs Anda dan mengklik Pengaturan> Diskusi> Komentar harus disetujui secara manual.

Dengan pengaturan ini semua komentar yang masuk ke dalam antrian moderasi dimana Anda dapat memoderasi komentar apakah akan di terima atau di tolak. Selain itu Anda dapat mencegah komentar spam dengan menggunakan plugin anti-spam seperti Akismet.

E. Gunakan Tema SEO Friendly

Jika tema situs Anda terlihat bagus, mungkin kekurangan fitur yang diperlukan untuk SEO. Ada puluhan ribu tema WordPress yang berbeda , masing-masing adalah pengkodean yang berbeda pula. Beberapa dari mereka berkode rapi dan dioptimalkan untuk mesin pencari, sementara yang ada juga lain tidak.

Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda ketahui ketika memilih tema SEO friendly:

  1. Desain responsif yang secara otomatis menyesuaikan tampilan yang tepat pada perangkat seluler;
  2. Mendukung markup skema;
  3. Tidak ada tautan “disponsori oleh” pada tema;
  4. Kompatibel dengan plugin SEO yang Anda gunakan;
  5. Sering diperbarui;
  6. Dukungan yang ramah dan dapat diakses.

F. Membuat Peta Situs (Sitemap)

Sitemap adalah daftar semua URL di situs dalam format file XML. Google pertama kali meluncurkan protokol peta situs pada 2005, dan sejak itu menjadi alat SEO yang tak ternilai yang digunakan oleh webmaster di mana saja. Setelah Anda membuat peta situs, Google akan merayapnya untuk mengidentifikasi URL-nya.

Cara termudah untuk membuat peta situs di WordPress adalah dengan menggunakan plugin. Kunjungi WordPress.org/Plugins dan cari “plugin XML.” Google XML Sitemaps adalah salah satu plugin sitemap paling populer, dengan lebih dari dua juta pemasangan aktif.

G. Konten adalah Raja

Algoritma pencarian peringkat Google telah mengalami banyak perubahan selama bertahun-tahun, salah satunya adalah fokus pada konten yang berkualitas tinggi. Membuat situs web Anda dengan konten yang hebat, Google akan memberi Anda hadiah dengan peringkat pencarian yang lebih tinggi.

WordPress adalah platform serbaguna, handal, dan dapat dipercaya untuk membangun situs web Anda. Tetapi jika Anda ingin menarik lalu lintas pencarian organik, Anda harus mengoptimalkan situs Anda.

Tags: